Pohon Glodokan Tiang

Pohon Glodokan Tiang

Pohon Glodokan Tiang

Jika anda melihat tanaman yang menjulang tinggi dengan arah lurus ke atas di tepi jalan atau taman maka itulah pohon glodokan tiang. pohon ini cukup populer ditanam sebagai penghias dan pagar hidup. keunikan tanaman ini memang terletak pada tinggi dan lurus nya. Namun, bukan hanya itu saja tanaman ini juga dapat menyerap polusi sedang dan sebagai tanaman pelindung. menarik bukan tanaman ini ? bahkan pohon glodokan tiang ini sangat direkomendasikan bagi anda yang ingin membuat taman di sekitar tempat berpolusi seperti pabrik atau jalan raya.

Cara budidaya Pohon Glodokan tiang yang benar

di artikel ini saya akan menjelaskan beberapa cara membudidayakan pohon glodokan pisang pembibitan Glodokan tiang bisa dilakukan dengan penanaman biji. tanam biji glodokan tiang dengan menyamainya terlebih dahulu pada media tanam dari campuran tanah dan kompos atau pupuk kandang 1 : 1 yang sudah dimasukkan ke dalam polybag semai kan bibit yang sudah matang saja yang sudah dikeringkan sempurna dan didiamkan minimal 3 minggu ikan bibit sampai tumbuh tunas dengan tinggi 15 cm baru kita pindahkan kelelahan tanam sebenarnya.

Untuk penanaman setelah siap maka tanam pada media tanam dengan pengolahan yang sama seperti pengolahan media semai. usahakan penanaman beserta tanah dalam polybag ditata dalam posisi tanam yang anda kehendaki agar tanaman bisa tumbuh dengan cantik misalnya deret melingkar berbentuk persegi dll. siram secara intensif agar tanaman bisa tumbuh baik di awal tanam. Perawatan yang dilakukan dengan penyiraman dan pemupukan saja. penyiraman dilakukan saat dibutuhkan saja sedangkan pemupukan dilakukan minimal 2 – 2,5 bulan sekali. pemangkasan bisa dilakukan jika tidak ingin tanaman tumbuh tinggi. Asal usul dari nama kedudukan, kelurahan di wilayah kecamatan tamansari kota jakarta barat mengenai asal – usul nama kawasan itu terdapat beberapa pendapat. ada yang mengatakan berasal dari kata good job onomatope suara kucuran air dari pancuran memang cukup masuk akal karena disana zaman dulu terdapat semacam waduk penampung air dari kali ciliwung yang dikucurkan dengan pancuran terbuat dari kayu dengan ketinggian kurang lebih 10 kaki didata gluduk diucapkan oleh orang tionghoa totok penduduk mayoritas kawasan itu zaman dulu berubah menjadi glodok sesuai dengan lidahnya. keterangannya lainnya yang menyebutkan bahwa kata duduk diambil dari sebutan terhadap jembatan yang melintas liwung di kawasan itu disebut demikian karena di ujungnya dahulu terdapat tangga menempel pada tepi kali yang biasa digunakan untuk mandi dan mencuci oleh penduduk sekitar. dalam bahasa sunda rumah tangga semacam itu disebut glodok sama seperti sebutan bagi tangga rumah. mandi dikali pada zaman dulu bukan hanya kebiasaan orang bumi putra saja melainkan menjadi kebiasaan umumnya penduduk termasuk orang belanda yang bagus berkedudukan tinggi sekalipun. Poghon glodokan tiang juga banyak ditanam untuk sebagai pohon peneduh di taman kota, halaman rumah dan pekarangan rumah. Pohon tersebut juga memiliki keindahan dalam bungannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *