Bisnis Pasif Income yang Sangat Menjanjikan

Jadi orang yang menginginkan membuat passive income, kita mesti konsentrasi membuat aset. Aset seperti apa yang perlu dibuat manfaat mempunyai passive income? Paling tidak ada 5 aset yang bisa jadi sumber passive income Anda. Inilah 5 aset yang bisa jadi sumber passive income.

bisnis pasif income

1. Property yang Disewakan

Tempat tinggal kos-kosan yang disewakan dapat jadi satu diantara aset sumber passive income Anda. Saat satu tempat tinggal disewakan jadi tempat tinggal kos-kosan jadi tempat tinggal itu jadi aset. Kenapa? Karna ada orang yang tinggal serta membayar cost sewa atas tempat tinggal itu. Pikirkan bila Anda miliki satu tempat tinggal kos-kosan yang menyimpan 8 orang. Dari tiap-tiap orang, setiap bulannya Anda terima uang sewa 1 juta Rupiah. Jadi, bila 1 juta Rupiah x 8 orang jadi dalam satu bulan Anda dapat memperoleh omzet 8 juta Rupiah.

Ingat, ini masih tetap berbentuk omzet. Omzet ini nanti juga akan dikurangi dengan cost pengelolaan tempat tinggal kos-kosan. Contoh cost dalam pengelolaan tempat tinggal kos-kosan umpamanya : cost upah asisten rumah tangga, cost listrik, cost internet, dsb.

Bila Anda menginginkan mempunyai passive income, satu diantara aset yang bisa Anda bangun yaitu property. Punyai property serta lalu sewakan property itu. Uang sewa dari property tadilah yang dapat jadi passive income untuk Anda.

2. Pendapatan dari Investasi Pada Aset-Aset Kertas

Contoh investasi pada aset kertas umpamanya : reksadana, saham, kontrak berjangka, dan sebagainya. Bila Anda tidak tertarik untuk berinvestasi pada aset riil seperti property, Anda bisa coba berinvestasi pada aset kertas seperti reksadana atau saham.

Saat kita dapat menggerakkan investasi dengan baik, jadi aset-aset kertas (contoh : reksadana) yang kita punyai bisa jadi sumber passive income. Pendapatan dari investasi saham atau reksadana berikut yang bisa jadi passive income Anda. Waktu Anda berinvestasi pada reksadana jadi Anda tidak mesti aktif bekerja. Malah demikian sebaliknya, uang yang Anda punyai yang juga akan bekerja untuk Anda.

3. Royalti

Saat Anda mempunyai hak cipta atas satu karya, jadi Anda memiliki hak untuk memperoleh royalti atas pemakaian karya-karya Anda. Satu diantara profesi yang dibayar dengan royalti yaitu profesi penulis buku. Penulis buku memperoleh bayaran berbentuk royalti atas buku-buku yang ia catat. Satu diantara sumber passive income kami yaitu dari royalti jadi penulis.

Tidak cuma penulis buku, profesi seperti musisi (pencipta lagu) juga adalah contoh profesi yang umumnya dibayar dengan royalti. Saat kita membuat satu lagu, lantas lagu itu digunakan untuk soundtrack acara tv, diputar di radio/di ruangan umum, jadi kita memiliki hak atas royalti. Royalti ini selalu dibayarkan pada saat karya kita masih tetap dibeli/digunakan oleh orang yang lain. Nah, dari pembayaran royalti berikut kita dapat memperoleh income walau kita tidak aktif bekerja.

Jadi, untuk Anda insan-insan kreatif, Anda bisa membuat aset berbentuk karya-karya yang hasilkan royalti. Banyak orangtua yang melarang anaknya untuk jadi seniman maupun penulis. Mereka beranggapan kalau profesi penulis serta seniman adalah profesi yg tidak dapat dihandalkan untuk membiayai hidup. Walau sebenarnya, asumsi seperti ini belum juga pasti pas. Kenapa? Karna profesi penulis/seniman termasuk juga profesi yang dibayar dengan royalti. Si penulis atau siapa saja yang miliki hak cipta dapat selalu dibayar dengan royalti pada saat karyanya dipakai oleh beberapa orang.

Cuma saja, memanglah untuk jadi penulis/seniman yang kaya terang perlu sistem serta perjuangan.

4. Usaha yang Jalan Dengan Otomatis

Bisnis ke-4 yang bisa dibuat manfaat hasilkan passive income yaitu usaha yang jalan dengan automatis. Usaha yang jalan dengan automatis yaitu usaha dimana sang yang memiliki (owner) tidak mesti ikut serta dalam sistem operasional usaha. Saat seseorang yang memiliki usaha dapat meninggalkan sistem operasional serta bisnisnya tetaplah jalan, jadi waktu itu juga si yang memiliki usaha memperoleh passive income. Kenapa? Karna ia tidak mesti ikut serta dalam sistem operasional bisnisnya. Ia tidak mesti bekerja dengan aktif, namun uang tetaplah mengalir ke kantongnya.

Untuk mempunyai aset berbentuk usaha yang jalan dengan automatis, ada dua langkah yang bisa kita pakai. Dua cara itu diantaranya :

  • beli system usaha (waralaba), atau
  • membuat usaha sendiri yang nanti bisa jalan dengan automatis.

Contoh usaha waralaba umpamanya restoran cepat saji KFC, McDonald’s, Indomaret, Alfamart serta banyak sekali lagi. Saat kita buka usaha dengan system waralaba, jadi kita juga akan beli system usaha (waralaba) dari yang memiliki waralaba (franchise). Nah, system yang kita beli tadilah yang juga akan digunakan jadi usaha kita nanti. Sistem operasional usaha kita juga akan sama juga dengan bebrapa usaha beda yang satu brand dengan kita. Ambillah contoh, Anda beli franchise KFC, jadi cabang KFC yang kelak Anda buka akan sama (atau paling tidak serupa) dengan cabang KFC ditempat beda. Untuk mempunyai usaha dengan system waralaba, jadi Anda butuh mempunyai modal uang untuk beli franchise itu.

Langkah ke-2 yang bisa dipakai jika menginginkan miliki usaha yang jalan dengan automatis yaitu dengan membuat usaha Anda sendiri. Apa pun usaha yang juga akan Anda bangun, Anda mesti miliki misi untuk jadikan usaha Anda jalan dengan automatis. Bila hasrat Anda yaitu mempunyai passive income, jadi harus, Anda mesti mengarahkan usaha Anda ke usaha automatis. Upayakan usaha Anda bisa jalan tanpa ada campur tangan Anda dalam sistem operasional.

Contoh, Anda buka warung mie ayam. Nah, usahakanlah supaya warung mie ayam ini nanti bisa jalan dengan automatis tanpa ada Anda mesti ikut serta dalam operasional warung itu. Bila warung mie ayam Anda telah dapat jalan dengan automatis, jadi Anda berhasil mempunyai sumber passive income.

5. MLM (Multi Level Marketing)

Aset ke-5 yang dapat juga dibuat manfaat hasilkan passive income yaitu MLM (multi level marketing). Lepas dari beragam pro serta kontra orang-orang pada MLM, MLM tetaplah adalah sumber passive income. Untuk mereka yang benar-benar telaten menggerakkan MLM, jadi mereka juga akan mempunyai aset berbentuk network, yang mana network/jaringan berikut yang nanti juga akan hasilkan uang ke kantong mereka.

Dari ke-5 aset diatas, Kami pribadi lebih pilih konsentrasi pada 4 aset pertama yaitu : property, investasi aset kertas, royalti, serta usaha yang jalan dengan automatis. Kenapa tidak MLM?

Kami tidak alergi pada MLM. Cuma saja, pada intinya kami kurang pas (tidak nyaman) dengan MLM. Akhirnya saat ada rekan yang menawari kami untuk join di MLM mereka, nyaris tentu kami juga akan menampik.

Tidak jadi masalah aset mana yang menginginkan Anda bangun, yang perlu Anda ingin memiliki komitmen serta berproses untuk membuat aset itu. Mulai saat ini, mari kita bangun aset yang semakin banyak sekali lagi serta lebih berguna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *